Hampa dan omong kosong.

Tiga setengah tahun hatiku selalu tertuju kepada seseorang, hati yang selalu merasa nyaman ketika di aku bisa berada dekat dengannya. Tiga setengah tahun bukanlah waktu yang lama, banyak sekali lika liku yang aku alami. Sakit hati, pengorbanan, dan selalu mengatakan aku baik-baik saja.

Kini semua itu omong kosong. Rasa sakit itu membuat diriku seperti batu. Aku mengejar dunia yang tidak ada habisnya. Selesai dalam project satu pindah lagi ke project yang lain. Aku berharap dari banyak aktifitas yang aku lakukan, dari banyak pekerjaan yang selesai aku semakin bisa melupakan kesedihan masa lalu meski wajahku tidak perah menunjukkan kesedihan itu.

Semakin lama aku semakin mendapatkan apa yang aku inginkan. Aku mendapatkan  kekayaan, hidup nyaman. Memperkerjakan orang lain di bisnisku, membuat mereka nyaman agar mereka lebih loyal bekerja padaku. 

Sejak 2 tahun lalu aku menjadi lelaki yang suka mendekati banyak wanita, aku punya uang, punya hal  yang mereka inginkan, kehidupan mapan. Berganti pasangan, pacarin ini pacarin itu. Tapi semua yang aku dekati tidak bisa membuat hati ini merasa nyaman.

Hatiku membatu. Semua wanita yang dekat denganku mendapatkan perlakuan dinginku. Di otakku hanya ada pekerjaan dan ambisiku untuk mendapatkan banyak hal di dunia ini. Tidak ada yang bertahan lama, paling lama hanya sebulan.

Aku menjadi manusia yang sangat logis, menyisihkan apa yang namanya perasaan. Orang yang bertangan dingin, emosi stabil, dengan sikap dan perkataan yang bisa menusuk hati setiap lawan bicara.

Aku bisa mempengaruhi orang lain agar setuju dengan ku. Aku memiliki kemampuan social engineering yang bisa melihat celah dari manusia dan sosial. Itu yang membuatku sukses. Akulah lelaki.

Nyatanya akulah paradox itu. Aku mapan, kaya, genius tetapi aku sendiri tidak bisa mempengaruhi hatiku. Aku tidak bisa berdamai dengan diriku. Berdamai dengan masa lalu yang kelam dan dendam yang masih ada di memory otakku. Kenangan akan rasa sakit penghianatan seorang yang telah aku anggap saudara, membuat aku jatuh dan hancur sebelum aku bangkit lagi.

Dulu aku seorang seperi monster dengan hati batu. Ketika aku tidak sengaja bertemu dengan dia (cinta pertama dan semoga yang terakhir). Dia mampu membuat aku bisa bersyukur. Tepat tiga setengah tahun lalu aku bertemu di sebuah cafe.

Dia bagai seorang penyihir baik. Mampu melunakkan batu yang keras dan dialah orang yang membuat aku bisa memahami perasaan. Dia adalah seseorang yang paling aku hormati.

Aku tidak pernah mengutarakan perasaan kasihku padanya. Aku menunggu hingga aku bisa melepaskan belenggu dalam hidup. Dua tahu lalu aku harus keluar kota untuk waktu lama karena ada perihal bisnis. 5 bulan aku tidak menghubunginya, ketika aku kembali aku akan terus terang atas apa yang aku rasakan.

SALAH. Salah semua ekspektasi ku salah. Malam ketika aku sampai di kota itu, mencarinya dengan membawakan coklat yang paling dia sukai. Ekspresi wajah yang ramah dengan senyum tak lagi kulihat. Aku bertemu dengannya di depan rumah kost tempat dia tinggal. Aku memang tidak membuat janji dulu untuk bertemu dengan nya.  Tidak seperi yang dulu.

Raut muka dengan Ekspresi yang sering aku lihat, raut muka yang menunjukkan rasa takut, ragu, dan ketidaknyamanan. Tanpa basa basi aku memberikan coklat itu tepat ketika purnama berada 30 derajat ketinggian dari tanah. Aku memberikannya dan kemudian sebuah mobil berhenti berada tepat disampingku.

Dia berlari masuk, mobil itu pintu nya terbuka dan keluar sosok yang sepantaran denganku. Aku tidak mengenalnya. Dengan penuh bertanya tanya aku hanya diam memperhatikan. Sebelum aku mulai mengajak lelaki itu berbicara, dia menyapaku.

“Mas temannya rika?” Lelaki itu dengan senyum yang sedikit dipaksakan.

iya namanya Rika, wanita yang sudah membuat hati ini meleleh.

“Iya, aku temannya. Sepertinya mau keluar ya.. aku juga lelah ini mau pulang, urusanku sudah selesai. ” aku membalas sembari memperhatikan penampilan yang rapi, wangi dari lelaki di hadapanku.

Rika keluar dengan baju yang lebih formal. Aku tahu apa yang terjadi disini. Rika mengenalkan ku pada lelaki itu. 

“Kak Thomas, kelalkan ini Brian.” Aku menjabat tangannya, kemudian dia membalas dengan kata yang begitu membuatku tambah bingung dengan kehidupan ini. Dia menjabab sebagai pacarnya Rika. Lengkap sudah.

Aku memutuskan pergi dengan alasan aku terlalu lelah,  aku sudah tidak lagi memperhatikan raut wajah orang2. Aku sudah tidak lagi fokus.  Aku tidak peduli.

Dari situlah hatiku membatu, berusaha dengan aktifitas agar aku tidak memikirkan masa lalu. Sebulan dua bulan masih sama, tepat ketika aku menerima kontrak project besar 3 bulan setelahnya aku bisa mulai menerima apa yang terjadi. Dan itu juga mulai membuat hati ini perlahan mengeras hingga menjadi benda yang solid, munhkin.

Sekarang apa yang yang aku dapatkan, apa yang aku rasakan hanyalah Hampa. Buat apa aku mendapatkan ini semua tetapi aku tidak benar2 menikmatinya. 

Omong kosong dan rasanya benar benar hambar.

Advertisements

LDR : Lalu Diapun Raib

bodoh sih, atau juga bisa di bilang penakut atau juga kurang memiliki skill untuk bersama teman yang di sukai. hari ini nonton konser Maliq & D’essentials, aku mengajak dia. dia mau aku ajak tetapi sambil mengajak teman juga. akhirnya kita berempat, aku, dia, dan 2 orang teman lagi.

kita akhirnya nonton konser tetapi apa aku terlalu bodoh atau penakut, sehingga aku cukup bingung dan blank ketika mengajak dia ngobrol. sampai sekarang meski sudah 8 bulan kenal, jarang sekali bisa ngobrol enak dengannya. aku selalu takut atau bingung ketika dengannya, entah karena apa, aku sendiri juga tidak tahu. bukan bingung untuk panik, tidak tetapi bingung karena tidak tahu harus ngomong apa. aku berusaha dengan membuat list di dalam HP ku untuk membuka pembicaraan. selama konser berlangsung, aku banyak ngobrol dengan teman ku dan dia ngobrol dengan temannya, malahan aku lebih akrab dengan temannya ketimbang dianya sendiri.

bodoh sama penakut itu beda tipis, bodoh karena tidak berani untuk mengajak bcara yang dianggap kurang penting. dan penakut untuk memulai pembicaraan bodoh. dan akhirnya dia juga merasa bosan dengan hal ini. tau lah..

aku lebih berani berbicara di depan public daripada di depannya langsung. bodoh kan aku ini. dan aku selalu terlihat bodoh didepannya atau ketika bersamanya. stupid. sebenarnya aku hanya ingin mengenalnya lebih jauh dan enak untuk bercanda dan memulai obrolan. aku sering sekali meminta saran tetapi itu semacam tidak berguna bagiku karena aku terlalu takut untuk memulai. banyak yang bilang nanti ati-ati LDR, nah aku bingung belum memulai hbungan udah LDR. disini bukan Long DIstance Relationship makanya, melainkan Lalu Diapun Raib dalam arti lain di embat orang.

jika anda mengalami hal yang seperti ini, sebaiknya mintalah bantuan dengan orang yang memiliki pikiran jernih plus pengalaman yang banyak. itu pasti akan sangat membantu sekali. semangat untuk semua.

Tips untuk menghilangkan Galau atau melawan galau.

Friends, setelah post yang sebelumnya tentang galau. Sekarang saya ingin membagi pengalaman tentang menghilangkan galau melawan galau. ini nih tips-tipsnya..

1. Galau itu hanyalah mindset.

iya, galau itu hanya mindset atau pikiran yang di buat oleh diri kita karena terpengaruh kondisi maupun situasi yang membuat kita tidak nyaman atau merasa sedih dan menyesal. Mindset itu di buat di dalam pikiran, maka pikirkan sesuatu yang lain, yang lebih menyenangkan. tapi cara paling efektif pergilah bersama teman-teman anda, ke mall, pantai, atau taman untuk membuat pikiran anda kembali fresh.

2. Musik.

ini sejata yang cukup ampuh untuk melawan dan mebuat galau, mengapa demikian? ini bisa di lihat dari selera dan koleksi musik anda. jika anda lihat di playlist anda sekarang maka apa yang anda lihat, koleksi musik yang di dominasi kegalauan, atau musik dengan genre yg membawa semangat atau juga percampuran dari keduanya. nah musik itu mempengaruhi, sekarang bagilah musik anda menjadi 2 playlist, musik yang membawa semangat, dan musik yang galau. ini berfungsi ketika anda galau silahkan memutar musik yang galau dan ketika anda ingin kembali semangat putarlah musik yang membawa semangat. Ini cukup ampuh karena bisa mengembalikan suasana hati yang sedang dilema.

3. Hidup itu hanya sekali, maka buatlah itu berarti.

Hidup di dunia ini hanya sekali dan dunia ini sangat luas, apalagi anda tidak bisa memundurkan waktu, anda harus tetap maju kedepan. “Hidup itu seperti bersepeda, terus bergerak untuk membuat diri anda seimbang” ya seperti itu ketika anda berhenti maka anda akan jatuh oleh kebodohan anda sendiri, mengapa demikian, jika anda berhenti maka anda menyerah oleh keadaan yang sebetulnya bisa anda rubah, mungkin jika kasusnya anda jatuh tekena angin atau terpleset kerikil kecil di jalan itu merupakan tantangan hidup anda. jika anda ingin berhasil dalam hidup atau pun kegalauan ini. teruslah bergerak maju, jika anda terjebak di jalan buntu cobalah berfikir berbeda dari biasanya (creative) karena solusi itu tidak akan muncul dari 1 sudut pandang.

4. Gaya hidup dan Kebiasaan.

gaya hidup anda dan kebiasaan anda juga mempengaruhi anda dalam mood. apa yang anda lakukan setelah bagun pagi? apa warna ruangan kamar anda? apa acara TV favorit anda? apa musik anda ketika di rumah atau di gadget anda? nah semua itu mempengaruhi, untuk membuat mood anda baik setiap hari itu bisa di pengaruhi oleh gaya hidup, musik yang galau, warna tembok yang ungu, baju yang abu-abu, musik yang galau tiap pagi, itubisa mempengaruhi anda, cobalah buat ruangan yang berwarna dengan hiasan sehingga ketika anda masuk itu terasa menyenangkan seperti Taman kanak2, dan musik tiap pagi yang membawa semangat untuk memulai hari anda, acara TV dengan senyuman ataupun film cartoon yang membuat anda tertawa. Paling tidak jika anda melakukan itu, ini akan berdampak kepada anda dan orang di sekitar anda, jangan biarkan orang di sekitar anda merasa sedih melihat anda galau setiap hari karena sbuah kebiasaan. jika anda bahagia setiap hari maka orang yang di sekitar anda juga bahagia dan dunia ini akan terasa menyenangkan.

tapi yang penting.

1. Makan cokelat, ini membuat mood anda kembali tenang dan damai.

2. beribadah, ini akan membuat pikiran anda tenang dan membuat hati anda tenang secara religius.

3. bercanda dengan teman, dan ceritakan semua masalah ke teman anda yang anda percaya.

4. jika anda kesulitan jangan sungkan untuk meminta bantuan kepada teman anda.

5. membantu teman yang sedang kesulitan itu bisa membantu anda untuk memahami kondisi masalah dan langkah apa yang bisa anda ambil.

6. pergi ke tempat yang sepi atau tempat yang jauh agar anda bisa berterika dengan kencang atas semua masalah anda.

7. pergi bersama teman anda, keluarlah ke tempat yang menyenangkan dan mulailah melakukan hal bodoh bersama.

8. ambilah liburan dan cobalah untuk backpacker ke suatu tempat.

9. bersantai di rumah dengan iringan musik jazz atau yang membawa mood baik, duduk di kursi dengan segelah jeruk hangat atau coklat panas.

10. pergilah ke tempat pijat dan relaksasikan diri anda dengan aroma terapi, bisa juga anda lakukan di rumah dengan memanggil tukang pijat.

 

itulah tips-tips yang bisa saya berika semoga berguna dan bermanfaat. terima kasih. jika ada keluhan coment saja di bawah.

hanya 2 meter di depan mata.

tahu tidak, kadang impian itu benar-benar berada 2 meter di depan anda. kini benar-benar terasa bahwa dia berada di 2 meter di depan anda tetapi anda tidak bisa meraihnya. bingung sih, tapi ya mau bagimana lagi tentang hal ini.
dia begitu cantik terlihat dari 2 meter arah samping. melihat senyumnya begitu membuat jantung berdegup kencan dan tak mau kompromi dengan otak. tatapan matanya sungguh membuat serangan jantung ringan ketika anda melihatnya. senyumnya begitu menawan. dari suara-suara di dalam ruangan tiba-tiba terasa sepi karena otak ini hanya fokus padanya.
kerudung hitam dengan baju merah. berjalan di depanku, sekilas dia melihatku dan tersenyum, aku pun membalas senyumannya. mungkin dia berfikir aku orang yang cuek dan pendiam tetapi semua itu terbalik, bagi teman-teman yang sudah mengenalku mungkin aku orang yang gila. bagiku hari ini hari yang spesial, bisa melihat dia tersenyum yang bisa membuat otakku merekamnya dengan kuat.
tak banyak yang bisa aku lakukan, aku memiliki jarak dengan dia. jarak yang semu yang memisahkan untuk lebih dekat. status akan sebuah pekerjaan yang akan mempengaruhi sosial akan sudut pandang profesionalisme.
dia berjalan menuju pintu dan aku tidak mengatakan sepetah katapun padanya. jika anda tahu, saya sedikit membenci diri saya, kenapa seperti ini. ayolah..
2 meter di depan dan saya hanya dia memperhatikan tanpa ada keberanian untuk menyapa. hanya 2 meter dan kamu takut. ayolah..
tapi 2 meter tadi sangat berkesan bagiku, entah karena apa tetapi yang jelas itu sangat spesial. hahaha..
besok aku akan merubahnya, aku akan berterima kasih kepada tuhan karena telah mengenalkan dia padaku. kini aku tidak takut lagi akan kegagalan, yang aku takutkan hanya tidak mencoba. untuk hasil biarkan tuhan yang menentukan.

Hidup itu tidak untuk galau

tanggal 24 oktober 2013, siang yang panas dengan ruangan yang listriknya sedang padam ini membuat ac dan kipas angin pun tidak menyala. hanya sisa batere laptop yang bertahan.

hari ini melihat orang yang sedang galau, tingkat akut katanya. Entah karena apa si Ricky merasa galau dan terlihat begitu lesu. Sejak pagi dia terlihat begitu dengan wajah yang benar-benar di lipat berekspresi yang datar melihat laptop, melihatnya benar-benar membuat ngeri. bagi saya galau itu merupakan kegiatan harus di jauhi paling tidak tidak dilakukan secara berlebihan. galau itu perlu tetapi jangan berlebihan, kita kan manusia yang diberkahi ekspresi jadi ya di manfaatkan apalagi galau itu merepresentasikan diri kita. galau itu suatu kondisi dimana pikiran itu sedang semrawut atau rasa gagal dan rasa bersalah dalam diri.

Banyak yang mengenal saya. oke saya adalah orang selalu gembira atau terlihat begitu bahagia. ya begitulah karena saya menganggap masalah itu bukan merupakan beban yang di pikul dan jika gagal membuat diri kita putus asa dan merasa kita yang membawa beban itu sendiri. Biasanya orang galau itu pikirannya ga beres lho.. serius! mengapa demikian? coba deh ketika galau mood kita bakalan menjadi buruk, selera makan akan buruk dan mengambil keputusan pasti dari emosi.

hehe… Orang yang galau itu biasanya pasrah.. ini ngikut.. itu ngikut dan yang paling penting galau itu membuat Wajah Jadi Jelek Lho…  makanya kalau galau jangan larut.. biasa aja. sejam 2 jam atau beberapa saat saja. nah kemudian cara kembali bersemangat.

SIMPLE.. ketika anda bangun pagi, coba deh memutar musik yang membawa semangat, kemudian pilih pakaian yang berwarna cerah melambangkan semangat atau ceria..  INGAT!! KITA adalah APA yang KITA PIKIRKAN. jadi galau itu bukan karena orang lain tapi diri sendiri lah yang membuat perasaan itu ada.. meski kadang ada yang bilang move on itu susah tapi ya memang seperti itu.. ya udah!! itu memang proses dan kenapa harus galau. mending kita sambil berproses move on sambil bahagia. nah kalau bahagia jika kasusnya sedang galau karena cinta anda memiliki peluang 80% kondisi bahagia mendapatkan pasangan baru. 20% anda belum bisa move on. nah tapi kalau anda galau itu kebalik. 95% ga bisa move on. 5% mendapatkan pasangan yang baru. nah pasti pasangan itu bakalan orang yang senasib. senasib galau maksudnya. wkwkwk..

kenapa sih saya nulis hal yang seperti ini? saya juga manusia, saya orang yang pernah ngerasain bagaimana galau itu, dan saya sadar kalau orang lain itu pernah ngerasain hal yang sama, itu ga ada gunanya, mending melakukan hal yang berguna, contohnya main game, lumayan tuh kalau dapet high score. Latihan bela diri.. nah ini paling ampuh, soalnya kapan lag bisa mukul-mukul dengan bebas, sukur-sukur bisa mukul orang, nah itu bisa membuat hati lega haha..

tak ceritain deh ya.. galau saya tuh banyak banget, mulai dari masalah status sosial, status keuangan, status pekerjaan, atau kehidupan lah.. oh iya status pasangan juga iya sih.. hehe.. maklum lah saya juga manusia. caranya paling markotob itu ya itu saya ga pernah menganggap semua itu beban, melainkan tantangan.. ini bagaimana caranya untuk menyelesaikannya.. dan di kepala saya sering terfikir “kalau masalah seperti ini solusinya mungkin seperti ini, trus bagimana kalau pakai cara yang ini, hasilnya beda gaya, taua bagaimana jika seperti ini? nambah masalah ga ya?” nah itu dia kenapa saya itu banyak masalah tetapi tidak galau, kerena saya menikmati semuanya, enjoy dengan hidup ini dan terus berfikir mencari solusi sambil berusaha menggapai impian, sayang kalau hidupkita cuma di buat galau, mending di buat ngumpul bareng teman-teman, lumayan kalau banyak teman  bisa jalan rame-rame uang habisa bisa pinjam, kalau beruntung di bayari.. hahaha. maklum mahasiswa..

untuk tips-tips anti galau.. see next post… thank you..

Menunggu Hujan Reda

Hujan turun ketika sang surya tepat berada diatas ubun-ubun. Tersisa 5 orang yang sedang menunggu hujan dan salah satu diantara 5 orang itu aku dan dia. Aku tahu apa yang aku lakukan, aku jongkok dengan tas di dadaku dan meikmati hujan, dia bertanya “kenapa? kenapa kamu begitu terlihat bahagia? kita tidak bisa pulang dan kita hanya diam disini.” Aku hanya tersenyum kepadanya dan menjawab “aku hanya menikmati hari ini, dari pada kita mengutuk hujan yang jatuh waktu ini, dan kita hanya merasa jengkel dalam hati. Kenapa tidak kita nikmati saja waktu ini, waktu yang tuhan berikan untuk disukuri”.

 

Air mengalir di sela-sela kaki ku menuju selokan dengan penutup besi, aku jongkok bersandar dinding yang terkena cipratan air, tak apalah toh nanti baju ini aku cuci. Diantara 5 orang yang sedang menunggu hujan reda, hanya aku yang memiliki gender berbeda. Hanya suara air yang jatuh dari langit mengenai benda yang ada di bumi, semuanya diam. Aku curi-curi pandang kepadanya, demi tuhan di cantik sekali. Aku mengagumi kencantikannya dan aku jatuh cinta kepadanya, itu bukan hal yang baru tapi sudah 6 bulan kurasakan hal ini.

 

Hujan berganti menjadi gerimis dan bau harum hawa setelah hujan pun terasa, menyenangkan sekali berada di saat ini. Aku melihat dia tersenyum. Kepalanya mengarah ke kepalaku dan matanya melihat mataku, aku meleleh. “Kamu” suaranya memecah kesunyian, “apa?” ku jawab dengan lantang tapi dengan senyum agar seuasana menjadi ramai. Di menanyakan kapan aku akan pulang, dan aku pun menjawab ketika kalian sudah pulang dengan selamat, aku lelaki disini dan itu artinya aku akan menjaga kalian. Aku tertawa melihat mereka menatapku dengan ragu, ya kalau ada apa-apa ya kita hadapi bersama jangan aku jadi tumbal, kita kan teman. Semuanya Tertawa walau dengan tatapan yang sedikit meragukan.

 

Hujan pun reda, aku mengajak mereka untuk berjalan pulang bersama dan sungguh indah hari ini, berjalan pulang sehabis hujan di jalan dengan pohon-pohon segar yang ada di samping kir dan kanan. Kita berpisah tetapi dia menghentikanku, dia mengajak untuk berjalan bersama karena tujuan kita memang searah. Berjalan berdua di antara pohon yang basah dengan aroma segar khas air hujan, benar-benar membuat hari ini indah. Kita hanya ngobrol masalah pekerjaan selama di jalan, bukan karena aku tidak pandai berbicara tapi karena jantung ini tak mau berdegup pelan seperti biasa dan otak ini semacam mengkudeta apa yang aku kehendaki. Aku hanya tersenyum karena hari ini benar-benar indah. Kita berpisah di pertigaan jalan yang memisahkan tujuan kita, kulihat punggungnya menjauh dan kulihat ke atas berterima kepada tuhan telah diciptakan waktu ini.

Tuntutan kuliah semester tua

entah apa yang baru saja terjadi, aku sudah merasa begitu lelah memikul tanggung jawab sebagai civitas akademika yang sudah 3 tahun lebih ku sandang. aku bukan mahasiswa yang kuliah dari semester 1 sampai semester 7 ini yang Kupu-Kupu (Kuliah Pulang – Kuliah Pulang), aku mencoba untuk aktif menjadi seorang mahasiswa. Tapi itu entah kenapa dari semua hal ini berhasil membuatku tersudut dan berada di titik kepenatan dan kebosanan menjalani hari-hari sebagai mahasiswa dan entah apa yang berhasil membuat bertahan hingga saat ini.

aku berkuliah di universitas negeri di malang, aku mengambil jurusan Informatika. Sejak awal masuk aku tau passionku disini tetapi dunia ini memang tak semulus pahanya cherrybelle, kuliah ini kadang benar-benar mudah tetapi kadang juga benar-benar susah. Sejak jaman SMA dulu aku memang suka berorganisasi, ikut osis, komunitas di kota dan berkumpul bersama teman dan membuat acara untuk lingungan di sekitar aku tinggal. Akhirnya aku memulai kehidupan yang baru di kota malang, aku sendiri tak mengenal siapun disini dan ini menuntut untuk mulai berkenalan dan membuat teman. Selama kuliah Semester 1 aku masih ingin mencari tau apa saja yang ada di kampus ini. banyak sekali yang ada di kampus ini, lembaga yang bisa menaungi untukku berorganisasi sangat banyak sekali disini, lembaga-lembaga tersebut menunggu untuk dipilih.

waktu pertengahan kuliah di semester 1 orang tua menyarankan untuk tidak teralu fokus di organisasi dan lebih fokus masalah kuliah. Oke aku turuti apa kata mereka sehingga aku semester 2 membuat keputusan untuk hanya ikut Tae Kwon Do saja di kampus itung-itung olah raga. Tetapi di UKM (Unit Kegiatan Mahasiswa) ini tidak terlepas dari organisasi, secara tidak langsung aku kembali berorganisasi dalam sebuah lembaga, disinilah aku belajar akan organisasi level kampus.

kini aku kuliah sudah semster 5, orang tuaku hanya tahu kalau aku hanya kuliah dan ikut tae kwon do dan mereka tidak tahu bahwa aku ikut ambil andil dalam sebuah lembaga. di akhir kuliah semester 5 ini aku tidak lagi ikut tae kwon do, banyak sekali tugas yang mencekik waktuku untuk berorganisasi dalam sebuah lembaga, banyak sekali waktu yang tersita untuk kuliah, tugas, laporan dan project. akhir semester 5 ada pemilihan DPM di fakultas ini. akhirnya aku maju menjadi DPM fakultas, orang-orang hanya tau kalau aku kuliah dari semster 1 sampai semester 5 ini aku adalah orang yang apatis akan sebuah organisasi.

aku maju sebagai DPM, mulai mengurus administrasi dan maju sebagai calon DPM untuk di pilih oleh mahasiswa melalui pemilwa. Pemungutan suara pun dilaksanan dan hanya sedikit dari mahasiswa di fakultasku yang menggunakan hak suaranya, aku memang tidak terlalu berkampanye walau ada yang bilang aku adalah orang yang cukup di kenal di kampus karena dari semester 4 aku adalah asisten dosen salah 1 mata kuliah untuk fakutas ini. Setiap mahasiswa dan angkatan pasti mengenalku tetapi itu tidak aku manfaatkan untuk kampanye, aku memang tidak tahu apa yang harus aku lakukan jadi aku biarkan saja mereka bebas memilih apa yang mereka kehendaki.

akhirnya pemungutan suara selesai, namaku tercantum di papan tulis dengan jumlah pemilih 30 suara, dan ternyata 4 kandidat terbawah memiliki suara yang sama dengan ku. aku tidak begitu kuatir terpilih atau tidaknya. DPM pun memiliki calon berjumlah 11 orang tetapi yang bisa menduduki kursi hanya 9 orang saja. 4 orang berada di satu titik yang sama dan hanya ada 2 orang dari mereka yang bisa bergabung dengan mereka yang memiliki suara yang lebih banyak dan secara otomatis menduduki kursi. 4 orang bertarung untuk 2 kursi, tapi aku merasa aneh atas semua tidakanku, aku merasa kurang srek untuk semua ini. akhirnya kita di suruh berdiskusi untuk menentukan siapa yang akan mundur dan siapa yang akan maju, aku akhirnya mundur karena aku merasa kurang nyaman. setelah aku mundur mas-mas senior ada yang kecewa karena mereka berharap aku yang lolos karena aku memang kenal akrab dengan mereka dan aku bisa menunyuarakan suara mereka. aku memang mengecewakan, ya sudah aku tidak boleh larut akan hal ini.

akhirnya aku ikut organisasi bem, disini aku merasa nyaman dengan orang-orangnya, aku lebih merasa bebas untuk mengeksplorasi diriku jauh lebih dalam sehingga aku bisa tahu sampai mana batas ku menjadi manusia. bulan ke 3 aku berada di bem kinerjaku masih buruk  dan aku memegang jabatan Ketua Divisi di salah 1 kementrian di BEM. ada yang bilang aku hanya “Talk More Do Less” ini kata-kata yang benar terngiang di kepalaku hingga saat ini. sejak saat aku aku mulai merubah cara berfikir, cara bersikap dan cara memimpin. aku benar-benar memikirkan kata-kata ini. aku sudah 10 bulan berada di keluarga BEM ini aku benar menikmati apa yang ada.

tapi masalah mulai muncul di akhir, tugas ku yang mulai banyak, kinerjaku yang turun sebagai asisten, beberapa project luar ku ada yang gagal sehingga aku harus mengembalikan uang DP di tambah denda kesepakatan kontrak, dan ada beberapa hal yang benar-benar menganjak di otak. aku kuliah semster 7 ini benar-benar menjadi sebuah tantangan yang mau tidak mau harus dihadapi, tak banyak yang tau apa yang terjadi waktu proses karena orang-orang hanya perlu melihat hasil. Di semester banyak sekali godaan dan tuntutan untuk mejadi lebih baik. ini hanyalah sebagian kecil dari cerita yang perlu di ceritakan, belum saatnya untuk menceritakan sesuatu yang sangat besar.